Tindik Vagina Menjadi Tren?

tindik-vagina

Pernah dengar sebutan ‘Vertical clitoral hood piercing’? Istilah tersebut lebih biasa disebut tindik vagina dan kabarnya kembali menjadi tren saat ini. Bukan hanya di negara kita, gadis jepang juga mulai akrab dengan fenomena ini.

Tindik vagina dilakukan tepatnya di bagian puncak klitoris. Hal ini mengundang kontroversi di kalangan para wanita. Bagaimana dengan Anda?

Sebagian menyebutnya sebagai inovasi yang dapat meningkatkan gairah seks, sebagian lagi mengkuatirkan resiko kesehatan yang timbul. Di Indonesia ini sempat menjadi tren dan sangat fenomenal. Dianggap keren dan gaul bila wanita melakukan tindik vagina pada era awal ’90-an. Seiring mengingkatnya pengetahuan tentang penyakit terkait tindik vagina yang salah dan kurang steril, maka fenomena ini surut.

Kini fenomena ini mulai kembali menjadi tren. Anting yang digunakan dalam metode tindik ini dipasangkan di puncak klitoris dengan arah vertikal. Dulu model anting yang tersedia tidak terlalu bervariasi, dan kini modelnya sudah lebih beragam. Beberapa orang mengaku bila jadi melakukan tindik vagina, ia akan memilih diamond pada antingnya.

Jika dipasang dengan benar oleh orang yang telah ahli melakukan  tindik vagina, pemasangan anting ini dapat menambah sensasi saat berhubungan seks. Gesekan-gesekan nikmat yang dihasilkan membuat area klitoris semakin terangsang.

Namun Anda perlu berpikir dua kali sebelum melakukan tindik di vagina. Klitoris merupakan area yang sangat sensitif dengan begitu banyak saraf di dalamnya, sehingga pendarahan akan terjadi selama beberapa hari setelah tindik dipasang. Terlebih bila Anda salah mempercayakan proses tindik vagina, pastikan Anda telah memilih orang yang ahli bila ingin melakukan ini.

Selama masa penyembuhan, dikutip dari Genius Beauty, disarankan untuk memakai celana dalam katun yang ketat agar tindikan tidak terlepas dan tetap berada di posisi semula.

Masa penyembuhannya sendiri berlangsung selama 4-6 minggu. Tapi bukan berarti Anda sudah tidak perlu lagi merawat area yang ditindik setelah lewat dari minggu ke-6. Jika tidak sering dibersihkan, resiko terkena infeksi organ intim pun siap mengintai. Benar-benar beresiko, jadi pastikan sebelum melakukan apakah Anda siap untuk mengikuti tren tindik vagina ini.

This post has already been read 2685 times!

Tags:  

One comment to Tindik Vagina Menjadi Tren?

  • Mine Bitcoins  says:

    Hi, just required you to know I have added your site to my Google bookmarks because of your extraordinary blog layout. But seriously, I believe your web site has 1 with the freshest theme I’ve came across. It extremely helps make reading your blog much easier.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>